Published Selasa, Oktober 01, 2013 by

Fisika Oh Fisika..

Mumpung lagi senggang, iseng-iseng aku buka blog lagi. Miris sebenernya kalo buka blog ini, gara-gara udah hampir 6 bulan nggak pernah kesentuh. Padahal aku punya banyak waktu luang soalnya kuliah sehari paling cuma 2-3 mata kuliah, kecuali hari kamis -_- Trus malem juga nggak ada kerjaan, kuliah kebanyakan masuk jam setengah 9. Tapi entah kenapa waktu luang yang ada itu nggak pernah kerasa, selaluuuu aja terasa kurang..

Oke, langsung ke intinya. Kamis kemarin aku UTS fisika. Dan itu benar-benar membuatku pusing! Entah kenapa walaupun aku udah belajar, aku udah berusaha, tapi aku tetep ngerasa kurang maksimal. Hampir semua soal aku nyerah kecuali nomor 1. Itu cuma 5 nomor hey! So pasti waktu keluar dari kelas aku nahan diri biar nggak nangis. Tapi jujur, sampai asrama aku nangis sejadi-jadinya. Nyesel. Untung waktu itu temen sekamar lagi pada pergi semua.

Aku akui, aku cuma menerapkan sistem kebut semalam. Semua materi aku coba kuasai malam itu. Tapi sebenernya dari jauh-jauh hari itu aku udah minta diajarin sama temen. Aku mudeng beberapa materi. Jadi malem itu lebih kayak ngulang-ngulang sambil ngerjain beberapa soal. Tapi ya, mungkin karena memang usahaku belum begitu maksimal, seolah-olah semua yang aku pelajari hilang begitu saja. Blank. Atau mungkin karena aku kurang berdoa sama Allah, aku sombong sama diriku sendiri, jadinya aku cuma bisa ngerjain satu nomor saja.

Beuh. Bener deh. Kalau aku inget kejadian kamis itu, aku serasa pengen nangis terus. Aku malu sama hasil UTS-ku. Aku malu sama semua orang. Aku juga ngerasa gagal. Aku ngerasa aku udah ngecewain orang tuaku. Aku ngerasa aku udah nyia-nyiain kepercayaan yang udah orang tuaku kasih ke aku. Entahlah. Aku benar-benar benci hari itu.

Dan entah kenapa gara-gara hari itu aku jadi kangen rumah. Aku pengen pulang. Aku pengen mudik. Aku pengen ketemu ummi sama abi. Aku juga kangen sama Azizah, Ais, Hilmi juga deh. Malah pas jumat kemarin aku hampir mau pulang gara-gara kebetulan abi lagi dinas di Bandung. Tapi ya berhubung jumat itu aku ada tugas pengetahuan lingkungan ke lembang, jadinya aku pending rencana mau pulang itu buat minggu setelah UTS. Tapi masih rancu antara libur dan nggak libur, hm.

Tapi aku udah bilang ke ummi sama abi kalau aku pengen pulang. Abi bolehin aku pulang, malah katanya kalo aku pulang nanti aku bakal dianterin lagi ke Bandungnya sama abi. Ya, mudah-mudahan aku beneran bisa pulang tanpa kepikiran tugas di sini. Aaaa aku kangen semuanya pokoknya!
Read More
Published Senin, April 01, 2013 by

Sibuk Persiapan Ujian Nasional

Duh, nggak kerasa bentar lagi aku mau lulus. Tinggal selangkah lagi. Tinggal pertarungan terakhir yang Insya Allah bakal diadain mulai tanggal 15 April besok. Ya, Ujian Nasioan (UN) SMA/SMK/sederajat sudah direncanakan pada tanggal 15 April 2013. Dan itu bikin aku gugup!! Ya Allah, semoga aku bisa lulus dengan hasil yang memuaskan dan membanggakan diriku, teman-teman, guru-guru, serta orang tua, Amien.

Untuk menyambut UN ini memang butuh persiapan-persiapan yang matang. Makanya dari bulan Januari aku sudah pasif update info di blog tercintaku ini. Dari bulan Januari itu aku udah mulai sibuk try out, pemantapan-pemantapan, tugas-tugas latihan UN, Ujian Sekolah (US), dan Ujian Praktek (UP). Benar-benar melelahkan. Alhamdulillah aku masih diberi kesehatan jasmani dan rohani, sehingga US dan UP yang sudah terlewat itu dapat diselesaikan dengan cukup mudah.

Oh iya, tujuanku posting di blog ini sebenarnya mau buat minta doa dari teman-teman. Doain aku ya friends biar bisa melewati UN dan menghasilkan nilai yang terbaik. Dan berhubung mungkin aku banyak salah sama kalian, jadi aku juga mau minta maaf sama kalian. Kalian mau maafin aku kan?

Oke, sekian dulu aja deh postingan dari aku. Sekali lagi doain aku ya, sama maafin kesalahan-kesalahanku kalau aku pernah nyakitin hati kalian. Nanti setelah UN aku bakal share info-info lomba lagi deh, Insya Allah. See ya. Ila liqo :)
Read More
Published Kamis, November 01, 2012 by

Tuluskah?

Hidup itu memang keras. Terkadang, seseorang bisa menjadi serigala berbulu domba. Atau bahkan, bisa menjadi pahlawan sambel, alias yang hanya datang dalam waktu yang singkat, namun juga akan pergi dalam waktu yang singkat pula. Kehidupan memang tidak bisa ditebak. Terlebih karena memang, hanya Allah lah yang mampu menentukan jalan kehidupan pribadi masing-masing.

Terkadang aku berpikir, tuluskah kasih sayang orang-orang yang berada di sekelilingku? Keluarga tidak termasuk di dalamnya ya, karena aku yakin, sejahat apapun mereka, mereka pasti akan tulus menyayangiku. Yang aku maksud di sini adalah teman, sahabat, atau siapa saja yang mengaku-ngaku menyayangiku selama ini. Bukan apa-apa, hanya saja, terkadang aku merasa mereka hanya berada di sampingku ketika aku senang, dan akan berlomba-lomba untuk menjauhiku ketika aku merasa membutuhkan mereka. Entahlah.

Aku bahkan pernah mengalami kenyataan pahit tentang bukti kasih sayang mereka. Aku memang seorang perempuan dengan segala sesuatunya yang serba lamban. Atau mungkin, lebih tepatnya, hampir segalanya aku lakukan dengan lamban dan hati-hati. Tapi ya, pandangan orang memang berbeda-beda. Tidak jarang, beberapa temanku membenci sikap lambanku yang memang selama ini menemani hari-hariku. Mungkin, bisa dibilang, aku juga termasuk orang dengan perilaku yang ribet. Jadi, tidak salah juga jika mereka membenci sikapku yang satu ini.

Tapi, yang menjadi pertanyaan, wajarkah jika mereka selalu membenci sikap lambanku? Bukankah, ketulusan itu akan muncul, jika kita tidak hanya menerima kelebihan seseorang, tetapi juga menerima kelemahannya? Aku sama sekali tidak mengerti. Bahkan, aku juga sering berpikir, bahwa mereka mendekatiku bukan karena memang tulus menyayangiku. Mereka mendekatiku, karena memang aku agaknya memiliki sedikit kelebihan yang memang mereka butuhkan. Entahlah, tetapi mereka akan selalu sabar menungguku ketika aku memang sedang menyelesaikan sesuatu yang memang menjadi kelebihanku.

Hmm.. Aku memang selama ini masih terus berharap, bahwa suatu saat nanti, ada seseorang yang memang benar-benar menyayangiku. Dia yang akan selalu membahagiakanku, atau bahkan menunjukkan kasih sayangnya setiap saat, tanpa aku minta, dan tanpa meminta balasan. Bahkan, mungkin dia akan terus menunjukkan kasih sayangnya, tidak hanya ketika memang aku sedang membutuhkannya. Entah itu kapan, tapi aku percaya, suatu saat nanti pasti seseorang yang aku tunggu itu akan datang dengan sendirinya. Aku percaya.

Ya, mungkin memang saat ini, kasih sayang itu hanya milik keluarga dan Tuhanku, Allah. Dia dan mereka yang selama ini memang menyayangiku dengan segenap ketulusan. Bahkan, kasih sayang itu datang dengan sendirinya tanpa aku minta. Subhanallah. Aku sangat menyayangi-Mu dan keluargaku...
Read More
Published Kamis, November 01, 2012 by

PUSING!!


Wah, ini pertama kalinya di bulan November aku posting curhatan lagi, setelah beberapa minggu ini cuma posting info event lomba. Yah, berhubung tugas akhir semester yang menumpuk dan aku harus pintar-pintar membagi waktu untuk hobi menulisku, alhasil, blog ini sempat terabaikan dari kegiatan menulis. Maaf yaaa :(

Tapi, tenang saja, aku kembali lagi kok! Jeng-jeng... AKU PUSING! >.< Kalian tahu? Tugas akhir semester yang banyaknya Masya Allah itu benar-benar membuatku pusing! Dari membuat program berbasis desktop, berbasis web, sampai entah membuat web apa itu beserta file flash untuk dipresentasikan. Otakku seakan-akan ingin meledak! Berlebihan memang, tapi ini sungguh.. Saking pusingnya, libur empat hari ini terasa sangat membosankan dan tidak cukup untuk me-refresh otakku yang sudah mengeluarkan asap-asap kelabu, hu-hu. Setiap hari, liburanku justru diisi dengan mengerjakan tugas, tugas, dan tugas. Sekalinya ada beberapa tugas yang sudah selesai, muncul lah beberapa tugas lainnya yang tidak kalah hebatnya. Masya Allah!

Apalagi Senin besok, setelah libur yang entah bisa disebut sebagai hari libur atau tidak, ada ulangan Matematika secara offline. Jadi, ulangan tersebut dilakukan melalui program flash, yang hanya bisa digunakan dengan password dan username yang telah ditentukan. Selain itu, waktu untuk mengerjakan ulangan itu juga dibatasi, hanya 75 menit. Dari jam 7 malam, sampai jam 8 lebih 15 menit. Bayangkan, kalau aku malas mengerjakan ulangan itu karena diburu rasa kantuk yang memang biasanya datang jam segitu? Mau dapat nilai berapa aku di ulangan Matematika itu? hu-hu.

Ya Allah, kuatkan aku...
Read More