Published Sabtu, Februari 02, 2019 by Hannan Izzaturrofa

Rasanya Senang Sekali

Rasanya senang sekali ketika hari ini mampu memberanikan diri untuk menyiapkan makanan buat Ummi, Abi, Mas Suami dan adik-adik, terus makanannya habis nggak bersisa. Di saat, biasanya adik-adik itu suka ngasih komentar yang nyelekit kalau aku habis masakin sesuatu yang baru pertama kali dipelajarin. Alhamdulillah...

Berarti hasil masakan aku udah mulai membaik lah ya :"
Read More
Published Jumat, Februari 01, 2019 by Hannan Izzaturrofa

Masihkah Kita?

"Aku mau, kita menikah."
"Kamu mau nggak nikah sama aku?"

*

Tentang cinta yang berjarak.
Tentang kenyamanan dengan yang lebih dekat.

**

Ini webseriesnya keren bangeeeeeeeeeet! Buatannya Laboratorium Multimedianya Telkom University, nih. Tayang setiap jumat di bulan Februari ini. Benar-benar keren sampai waktu pertama kali keluar trailernya aku sebel sendiri gara-gara harus nunggu semingguan gitu untuk ngelihat episode pertama dan selanjutnya (setelah sebelumnya aku juga nunggu-nunggu video ini dishare sama @smbtelkom). Soalnya, fyi webseries ini tuh merupakan juara 1 lomba webseries yang diadain sama kampus gitu kalo nggak salah.

Yuk, kalian juga harus ikutan nonton ya! Tapi, jangan sampai baper hihi :P

Read More
Published Rabu, Januari 23, 2019 by Hannan Izzaturrofa

Tumpukan Kata

Tuhan tidak pernah menjanjikan
bahwa langit selalu biru, bunga
selalu mekar, dan mentari selalu
bersinar.

Tapi, ketahuilah bahwa Dia selalu
menciptakan pelangi di setiap badai,
senyum di setiap air mata, berkah di
setiap cobaan, dan jawaban di setiap
doa.

Jangan menyerah. Teruslah berjuang!
Hidup bukanlah suatu tujuan,
melainkan perjalanan untuk menuju
keabadian yang nyata.


Sekelebat lihat tulisan ini di salah satu snapgram milik teman, terus sengaja di post di sini karena agak berhubungan sama beberapa hal. Lupa ini ditulis oleh siapa, tapi kayaknya pernah baca di salah satu buku gitu.
Read More
Published Senin, Januari 21, 2019 by Hannan Izzaturrofa

Kemarin dan Hari Ini

Kemarin hari minggu, dan rumah ramai sekali. Ada Azizah yang memang setiap minggu pulang dari asramanya, ada Aisyah yang bulan ini sedang kedapatan jadwal pulang dari asramanya, ada Hilmi yang memang sedang menikmati jeda kuliahnya, ada Mas Suami yang memang Alhamdulillahnya selalu (berusaha) ada, juga ada Ummi dan Abi yang sedang pulang dari kota perantauan.

Tapi itu kemarin. Hari ini Azizah dan Aisyah sudah kembali ke asrama. Abi pun juga sudah kembali ke kota perantauan, Jakarta. Hilmi sedang bermain dengan teman-temannya yang baru selesai sidang akhir, sedari pagi. Pun Ummi hari ini sedang ada jadwal mengajar di tiga tempat berbeda. Aku hanya berdua dengan Mas Suami, yang sebentar lagi pun akan pergi bertemu dengan Ami Ridho untuk mengurus sesuatu. Sebentar lagi aku akan sendiri, di rumah, yang sebelumnya tampak ramai dan berisik.

Sebenarnya aku sudah sering sendiri begini, toh juga sudah pernah merasakan hidup di perantauan selama lebih dari 4 tahun. Tapi karena hal ini seperti peralihan dari suasana yang ramai ke suasana yang sepi, rasanya jadi aneh sekali.

Jadi ada sedikit rasa, kangen.

***

Ditulis ba'da ashar, tapi baru dipublikasikan sekarang
Read More