"Karena kisah ini adalah gertakan dari histori hidup penuh makna."

Sabtu, 28 April 2018

Menyesal

Seharian ini aku sibuk sekali. Bahkan saking sibuknya, aku harus membatalkan pertemuanku dengan seorang sahabat lama yang sudah dari jauh-jauh hari menagih kehadiranku di kota kembang ini. Kegiatanku cukup banyak; dari masak memasak, menghadiri acara walimahan seorang kenalan, mengunjungi toko buku dan diakhiri dengan jalan-jalan keliling kota Bandung. Namun ada hal yang menarik.

Sore tadi saat di sebuah toko buku, aku membutuhkan waktu yang cukup lama untuk berkeliling, dari satu lantai ke lantai lainnya hanya untuk mencari buku yang sudah lama aku idam-idamkan, "Serial 4 Wanita Penghuni Surga". Aku berjalan hingga kakiku mati rasa, sampai harus berkali-kali bertanya dari satu petugas ke petugas lainnya karena sudah saking lelahnya; yang nyatanya buku itu justru berada di rak yang pertama kali aku kunjungi. Dan mungkin karena aku sudah lama mengincar buku itu, akhirnya aku pun memutuskan untuk langsung membeli dua buku sekaligus; Asiyah dan Maryam.

Harganya cukup mahal. Isi dompetku sampai habis dibuatnya, sehingga aku harus mengambil uang di atm. Dan saat aku memasukkan kartu atmku, dan melihat sisa saldo di dalamnya, ternyata... kosong. Dan entah mengapa setelahnya aku langsung memandangi kedua buku itu dengan tatapan penyesalan. Lalu sebuah pikiran pun menghantuiku, akan makan apa aku beberapa hari ke depan. Tidak, tidak hanya itu; tapi lebih ke pikiran, bagaimana cara aku bisa kembali ke Jakarta dengan isi dompet yang hanya bisa digunakan untuk membayar ojek online dari terminal ke kantor....

Aku benar-benar menyesal, hiks.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar